PKS Muda Bantul, Gelar Dialog Pemuda Untuk Bantul Yang Lebih Baik


Bantul, 11/11/18. Telah diselenggarakan Dialog Pemuda Bantul dengan Tema Pembangunan Bantul Mau di Bawa Kemana yang diselenggarakan oleh PKSMuda Kabupaten Bantul yang dihadiri Pembicara Sigit Nursyam Anggota Legislatif DPRD Kabupaten Bantul, Eko Priyanto dari PKSMuda Kabupaten Bantul dan Zia Ul Haq, Komikus dan Entrepreneur muda dari Bantul.

Acara diskusi sederhana yang diselenggarakan di rumah makan White Rose Bakery and Cake sejak pukul 19.30 sd 21.30 wib dihadiri belasan pemuda dari berbagai wilayah Bantul membahas bagaimana proyeksi pembangunan Kabupaten Bantul ke depan dan bagaimana para pemuda harusnya memilih posisi dirinya dalam keikutsertaan dalam pembangunan.

“Hal yang paling penting adalah apakah teman-teman pemuda Bantul akan menjadi pihak yang pasif atau aktif dalam pembangunan?” Ujar Sigit.

“Pemerintah Daerah hanya mengelola sekitar 10% dari total dana yang berputar di Kabupaten Bantul, sekitar 2,3 Triliun. Karenanya ada lebih dari 20 T yang berputar di sektor Privat dan Sektor Ketiga yang juga sama-sama penting untuk dibangun. Agar nantinya pembangunan yang diharapkan tidak timpang.” Tambahnya.

Selain itu dari sudut pandang pelaku ekonomi kreatif di Bantul yang disampaikan oleh Zia Ul Haq ada beberapa kendala yang dihadapi para komikus, ” ketika ada orang tua yang ingin anaknya dikembangkan bakat menggambarnya, saya harus mengajak mereka ke Kota (Yogyakarta) karena belum menemukan komunitas dan ekosistem yang mendukung di Bantul.”

Pemuda yang juga sering mengisi pelatihan parenting ini berharap agar pembangunan kabupaten Bantul juga dapat mendorong pegiat ekonomi kreatif yang saat ini menjadi wajah baru pembangunan ekonomi Indonesia.

Sedangkan menurut Eko Priyanto, selaku wakil dari PKSMuda Bantul, mengatakan “Bantul harus memiliki brand yang bisa dikenal, karena selama ini saya sendiri kesulitan ketika diminta untuk membuat media web mengenai Kabupaten Bantul. Ciri khas Bantul yang bisa kita temukan ketika melakukan pencarian daring sangat minim. Bantul sempat terkenal di Indonesia, karena gempa. Selebihnya kurang dikenal. Ini PR kita bersama.”

Diskusi yang diselenggarakan sekaligus dalam moment peringatan Hari Pahlawan ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk mendorong para pemuda Bantul saatnya beralih dari penunggu kebijakan pemerintah menjadi bagian aktif perubahan agar nantinya pembangunan Kabupaten Bantul yang diharapkan bisa semakin diperkuat dan dipercepat lagi.

Dan Diskusi ini direncanakan Diadakan Rutin setiap bulan dengan tema tema yg terstruktur kaitannya dengan Tema tema Strategis kekinian yg ada di Bantul

Related posts

Leave a Comment